NADIKABAR.COM — Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri) Nyanyang Haris Pratamura melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri guna memperkuat hubungan ekonomi dan investasi, khususnya di Batam.

Wagub Kepri mengatakan pertemuan tersebut membahas hubungan bilateral Indonesia dan UEA serta perkembangan kegiatan usaha IFFCO Group, perusahaan pangan asal UEA yang telah beroperasi di Batam. Pertemuan ini juga berlangsung di tengah momentum 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan UEA.

"Selain memperkuat kemitraan yang telah terjalin, komunikasi ini diharapkan dapat mendorong perluasan investasi UEA di berbagai sektor potensial di Kepri," kata Wagub, usai berkunjung ke Kediaman Dinas Duta Besar UEA, di Jakarta Selatan, Jumat.

Nyanyang menyebut Kepri memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang investasi dan perdagangan internasional.

Pihaknya terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif serta memberikan kemudahan pelayanan kepada investor, termasuk dari UEA, agar investasi yang masuk dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian dan masyarakat.