Fatmawati juga mengingatkan agar kasus kekerasan tidak dianggap semata-mata sebagai persoalan privat atau aib keluarga. Masyarakat perlu memiliki keberanian untuk berbicara dan melaporkan kekerasan agar korban memperoleh perlindungan dan pendampingan.

β€œKita harus berani bicara, lepas suara, dan juga pemerintah harus hadir memberikan perlindungan itu,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Fatmawati secara khusus meminta Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyiapkan Rumah Aman bagi korban kekerasan. Ia juga meminta agar layanan Shelter Keluarga dan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dapat diaktifkan dan diperkuat.

β€œDi Toraja Utara, Pak Wakil Bupati, disiapkan Rumah Amannya. Dan tolong diaktifkan kalau bisa Shelter Keluarga. Kalau di PKK ada Dasawisma PKK, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK, PUSPAGA, itu diaktifkan,” ujarnya.