"Hunian harus memenuhi standar keselamatan, serta dilengkapi akses air bersih, sanitasi, listrik, drainase, dan fasilitas pelayanan dasar. Penerima manfaat wajib diverifikasi agar bantuan tepat sasaran dan terpantau," kata dia.

Pihaknya juga menjelaskan, pembangunan huntap di Sumatera Utara melibatkan sejumlah pihak, seperti Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah membangun 1.103 unit dari total 1.167 unit.

Huntap ini tersebar di Tapanuli Selatan sebanyak 441 unit, Padangsidimpuan 241 unit, Sibolga 200 unit, Tapanuli Tengah 182 unit, dan Tapanuli Utara 103 unit.

Selain itu, lanjut dia, Posko Bencana Provinsi Sumut telah membangun huntap sebanyak 100 unit, dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) membangun 792 unit.

"Kesiapan maupun kejelasan status lahan masih menjadi salah satu tantangan utama mempercepat pembangunan huntap di Sumut," tegas Surya.