Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan, Sarana dan Prasarana Permukiman Kemenko Infra RI Ronny Ariuly Hutahaean menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto meminta segera dilakukan percepatan waktu pemulihan pascabencana.

"Sesuai arahan bapak Presiden pada Mei 2026, target pembangunan huntap dipercepat menjadi dua tahun dari rencana awal tiga tahun. Arahan ini menuntut percepatan penyelarasan alokasi anggaran, material hingga kapasitas pelaksana di lapangan," ucap Ronny.

Data Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi menyebutkan, lebih dari 184.000 rumah mengalami kerusakan di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dari target pembangunan huntap sebanyak 57.027 unit, di antaranya 2.085 unit hingga awal Oktober 2026 telah rampung, sedangkan 1.882 unit lainnya masih tahap konstruksi.

"Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut mengawal penanganan 27.809 unit huntap dengan skema β€˜in situ’ atau pembangunan di lokasi semula," kata Ronny.