Berdasarkan laporan Human Development Report 2025 yang dirilis UNDP, Indeks Pembangunan Manusia (HDI) Indonesia berada di peringkat ke-6 di Asia Tenggara dengan nilai 0,728, di bawah Singapura (0,946), Brunei Darussalam (0,837), Malaysia (0,819), Thailand (0,798), dan Vietnam (0,766).

Selisih Indonesia dengan Vietnam mencapai 0,038 poin dan dengan Malaysia mencapai 0,091 poin. Namun, yang perlu dicermati, jarak Indonesia dengan Filipina (0,720) di peringkat ke-7 hanya sekitar 0,008 poin. Artinya, posisi Indonesia sangat rentan tergeser jika tidak ada percepatan perbaikan kualitas SDM.

Angka HDI UNDP (skala 0-1) berbeda dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) versi Badan Pusat Statistik (BPS) yang menggunakan skala 0-100. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia versi BPS pada 2025 mencapai angka 75,90.

"Keduanya memiliki metodologi berbeda, sehingga tidak dapat dibandingkan secara langsung," jelasnya.

Menurutnya, kesenjangan tersebut merupakan alarm bahwa fondasi pembangunan SDM nasional masih rapuh.