NADIKABAR.COM — Polda Jawa Tengah (Jateng) memberikan penjelasan terkait penggeledahan pondok pesantren (ponpes) berkaitan dengan pengembangan perkara pembakaran dan perusakan warung Mi Babi Tepi Sawah di Sukoharjo. Pihak kepolisian akan menindak tegas apabila ada kesalahan prosedur.

Berkaitan dengan hal itu, Wakapolda Jateng Brigjen Andi Herindra Rahmawan sudah bertemu dengan para tokoh termasuk ustaz Abu Bakar Ba'asyir, ustaz Abdul Rohim (anak Abu Bakar Ba'asyir), dan ustaz Amir Mahmud. Brigjen Andi hadir untuk mendengarkan aspirasi dari pihak ponpes.

"Kemarin yang dilakukan itu adalah mencari titik terang masalah ini supaya penyidikan ini menjadi utuh. Nah, terlepas dari itu, saya luruskan juga ke para ulama tadi bahwa kalau ada keluhan-keluhan mereka ini ada masalah terkait kepada masalah hal-hal di luar prosedur, ya kami berkomitmen bahwa akan melakukan tindakan secara tegas melalui Divisi Propam, gitu. Nah, tadi saya sampaikan seperti itu, kami siap menjalin komunikasi dengan baik dengan para ulama," kata Brigjen Andi melalui sambungan telepon, Sabtu (31/10/2026).