Sementara Jalan Raya Hankam menjadi salah satu ruas yang direncanakan untuk diperbaiki guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas jalan bagi masyarakat.

Penanganan banjir di kawasan Gamprit juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah telah mengerjakan pembangunan saluran di Kalisunter sepanjang 300 meter dan menargetkan tambahan pekerjaan sepanjang 900 meter pada tahun ini.

Di kawasan Jatiwaringin, tepatnya area Kampus As-Syafi’iyah dan Universitas Krisnadwipayana masih diperlukan penanganan saluran sepanjang 400 meter untuk mendukung aliran air menuju Kali Cakung. Perbaikan tersebut diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi genangan yang kerap terjadi saat hujan.

Tri Adhianto melanjutkan pada Ruas Jalan Anugerah yang menghubungkan Jatiwaringin dengan Jatibening Baru ditargetkan selesai tahun ini. Karena berada di kawasan lereng jalan tol, pengerjaan dilakukan dengan hati-hati.

"Kami juga meminta agar kerusakan dan lubang di sejumlah ruas jalan ini segera diperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan," ujarnya.

Berlanjut di kawasan Simpang Lima, Jalan Raya Caman, Jatibening Permai, Wali Kota menyoroti penyempitan saluran sebagai salah satu faktor penghambat aliran air. Pemerintah merencanakan pelebaran saluran serta pembangunan long storage atau tampungan air di kawasan crossing tol.