NADIKABAR.COM — Kepala Badan Reforma Agraria (BRAN) Jenderal Polisi Prof. Dedi Prasetyo menargetkan penyusunan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) pada badan yang baru dibentuk per 1 Oktober 2026 itu dapat rampung dalam 100 hari kerja.
Dedi menjelaskan penyelesaian SOTK merupakan fondasi krusial agar pembagian tugas, tata kerja, serta mekanisme koordinasi kelembagaan BRAN dapat segera berjalan secara terarah dan optimal.
"Saat ini SOTK BRAN masih dalam proses penyusunan dan kami menargetkan dapat diselesaikan dalam 100 hari. Insya Allah tahun depan kami sudah running (berjalan). Ini menjadi bagian penting agar BRAN dapat segera menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal," kata Dedi di Jakarta, Jumat.
Langkah penguatan kelembagaan ini dilakukan beriringan dengan penjajakan kolaborasi dengan sejumlah kementerian/lembaga yang dilakukan BRAN. Salah satunya dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
Jumat sore, mantan Wakapolri itu melakukan pertemuan dengan Komnas HAM dalam rangka memperkuat sinergi penanganan dan pencegahan konflik agraria yang berkeadilan dan berorientasi pada pemulihan hak rakyat.