NADIKABAR.COM — Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) Arifin mengajak generasi muda, khususnya anggota Pramuka, memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan integritas untuk menghadapi tantangan zaman.

"Sumpah Pemuda untuk mengikrarkan persatuan, sedangkan gerakan pramuka merawat persatuan melalui aksi nyata di lapangan," kata Arifin saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu.

Dia mengatakan nilai-nilai Sumpah Pemuda, di antaranya persatuan, ketangguhan, kebhinekaan, kesukarelaan, dan pengabdian, memiliki keterkaitan erat dengan semangat gerakan Pramuka.

Menurut dia, pendidikan kepramukaan berperan membentuk karakter, melatih ketahanan fisik dan mental, serta menanamkan kecintaan terhadap tanah air.

Arifin pun menilai tantangan pemuda saat ini tidak lagi berupa perjuangan melawan penjajahan, tetapi menghadapi ketidakpedulian sosial, perpecahan akibat disinformasi, kemerosotan moral, perundungan, penyalahgunaan obat terlarang, dan persoalan lingkungan.

Untuk itu, dia menyampaikan lima pesan kepada pemuda dan anggota Pramuka di Jakarta Pusat, yakni menjadi perekat persatuan, menguasai ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi, memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan kolaborasi lintas sektor, serta menjaga integritas diri.

"Dari Jakarta Pusat, kita kembangkan potensi besar tersebut. Pada pundak kalianlah keberlanjutan pembangunan kota dan bangsa ini dititipkan. Teruslah belajar, berlatih, jangan pernah lelah mencintai tanah air Indonesia," tutur Arifin.

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 itu digelar bersama dengan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Jakarta Pusat dengan tema "Patriotik, Gigih, Berempati".