Selain itu, keterbatasan tenaga fungsional arsiparis dan kebutuhan ruang penyimpanan yang terus meningkat juga menjadi tantangan.
Arifin turut mendorong percepatan digitalisasi kearsipan agar dokumen pemerintah dapat dikelola secara lebih efektif, efisien, dan mudah ditelusuri.
Ia menegaskan gerakan tersebut harus menghasilkan perubahan nyata dalam tata kelola arsip, bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial.
"Setiap jajaran harus memahami tanggung jawabnya dalam menjaga keutuhan dan keabsahan dokumen, sekaligus memastikan proses administrasi berjalan dengan cermat," katanya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat, Wahyu Prabowo mengatakan GSTA merupakan bagian dari pembinaan dan tindak lanjut pengawasan kearsipan di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat.