"Mudah-mudahan ini bisa segera, hari ini juga kita lakukan beberapa hal, Pak Wali," kata Deny.
Salah satu langkah yang telah dilakukan Pertamina adalah memperpanjang waktu operasional SPBU. Saat ini terdapat 25 SPBU di Makassar yang beroperasi selama 24 jam. Jumlah tersebut, kata Deny, masih dapat ditambah jika kondisi antrean di lapangan membutuhkan.
"Sejauh ini sudah ada 25 SPBU yang buka 24 jam. Nanti kita lihat kondisinya. Apabila memang diperlukan, tentu akan kita tambah," ujarnya.
Deny menjelaskan, penambahan jam operasional tersebut bertujuan mengurai konsentrasi kendaraan di sejumlah titik yang mengalami kepadatan.
"Intinya adalah bagaimana kita bisa mengurai antrean ini. Jadi jumlah SPBU nanti mungkin akan sangat dinamis, menyesuaikan kondisi antrean," jelasnya.
Selain memperpanjang jam operasional, Pertamina juga telah meningkatkan penyaluran BBM untuk merespons antrean yang terjadi. Untuk solar, penyaluran telah ditingkatkan sekitar 15 persen, sementara penyaluran Pertalite meningkat sekitar 8 persen.
"Ada penambahan. Tentu sudah meningkat kami penyaluran untuk solar, sudah di kisaran di atas normal sekitar 15 persen. Pertalite sudah 8 persen dan kemarin juga sudah mencapai 10 persen dari kondisi normal," tambahnya.