NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mendorong Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) terus melahirkan policy entrepreneur yakni penggerak inovasi kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Sekolah Pascasarjana UGM memiliki peran penting dalam melahirkan policy entrepreneur. Alumni yang berada di berbagai sektor dapat ikut mewarnai kebijakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wamendikdasmen Fajar dikutip di Jakarta, Jumat.

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri Puncak Dies Natalis ke-43 SPs UGM di Yogyakarta pada Kamis (15/10), dimana kehadirannya sebagai Advisory Board SPs UGM, yang dijadikan momentum kembali ke almamaternya itu

Dalam kesempatan itu Wamendikdasmen Fajar menanggapi orasi ilmiah Ketua Majelis Wali Amanat UGM Tumiran. Fajar merefleksikan pengalamannya selama hampir 16 tahun di lembaga nonpemerintah sebelum masuk ke pemerintahan.

Pengalaman advokasi pendidikan dan pembelajaran di UGM mengajarkan bahwa kebijakan harus terbuka terhadap penyesuaian berdasarkan kebutuhan lapangan.

“Kebijakan itu sangat dinamis, terus berkembang. Tujuan kebijakan publik adalah menghadirkan perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia kemudian mencontohkan keberatan sekolah swasta yang kehilangan guru terbaiknya setelah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan ditempatkan di sekolah negeri. Persoalan ini direspons melalui Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2025 yang menjadi landasan redistribusi guru ASN ke sekolah swasta sesuai persyaratan dan kebutuhan.

“Di lapangan kita membutuhkan inovasi kebijakan. Kalau dalam tradisi pesantren, ini bisa disebut sebagai ijtihad kebijakan. Itulah yang kami lakukan di Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Pak Menteri Abdul Mu’ti,” ucapnya.

Fajar menilai pendekatan lintas disiplin yang dikembangkan SPs UGM bernilai penting untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan persoalan masyarakat. Ia juga mengapresiasi kontribusi CRCS bagi pengembangan SPs UGM.

“Setiap kembali ke UGM, saya seperti mengisi ulang energi dan mendapatkan pemikiran baru,” katanya.

Ke depannya Wamendikdasmen Fajar berharap SPs UGM terus berkembang dan melahirkan penggerak perubahan yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.