Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman mengatakan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi transformasi digital.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, berpikir kritis, serta memahami aspek etika dan tanggung jawab dalam pemanfaatan AI.
ia berharap kerja sama dengan Indosat dapat membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan kompetensi digital, mengembangkan penelitian, serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Head of Circle Sumatra PT Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, mengatakan pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence(AI) tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur jaringan, tetapi juga membutuhkan kesiapan talenta dan ekosistem kolaborasi.
"AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi telah mengubah cara masyarakat belajar, bekerja, berbisnis, dan berinovasi. Kemajuan digital akan semakin bermakna ketika konektivitas didukung oleh talenta yang kompeten dan ekosistem kolaborasi yang kuat," kata Agus.