NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono menyatakan Indonesia memiliki pendekatan menjaga kelestarian ekosistem perairan dengan terus berupaya menjaga ekosistem daratan yang saling terhubung.

"Pengalaman (Indonesia) telah mengajarkan kami satu pelajaran terpenting, kita tidak dapat melindungi air tanpa melindungi lahan di sekitarnya, Indonesia sudah memiliki praktik baiknya," kata Wamen LH/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Diaz dalam keterangan dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu.

Disampaikan usai menutup Konferensi Air Internasional Kesebelas yang diselenggarakan oleh Global Environment Facility (GEF) di Bali pada Kamis (22/10), Wamen Diaz menyatakan pemerintah terus mendorong paradigma bahwa mitigasi krisis air tidak bisa dilakukan secara parsial. Pendekatan terintegrasi dari hulu ke hilir menjadi kunci utama keberlanjutan lingkungan.

Sebagai bukti nyata, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/BPLH telah memaparkan sejumlah praktik komprehensif dalam menjaga keterhubungan ekosistem darat dan air, salah satunya melalui pelibatan aktif masyarakat.