Ia menjelaskan, sampah plastik bernilai rendah telah mampu dimanfaatkan sebagai bahan baku bahan bakar minyak (BBM) terbarukan untuk mendukung kegiatan pertanian dalam panen raya padi Biosalin di Kabupaten Batang.
Ia mengungkapkan, bahan bakar tersebut berupa Petasol yang dihasilkan melalui proses pirolisis menggunakan mesin FASPOL Gen 5.0 hasil inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Penggunaan Petasol menjadi bagian dari rangkaian program Green Manufacturing yang dikembangkan melalui kolaborasi BRIN, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), dan Pemkab Batang.
Dalam kegiatan tersebut, teknologi bahan bakar dari sampah plastik diperkenalkan untuk mendukung pengoperasian alat dan mesin pertanian.