Dia menyatakan, Kalimantan memiliki tiga peran strategis yang saling melengkapi, yakni sebagai daerah industri, basis ekspor nasional dan pemasok kebutuhan ekonomi regional.
"Potensinya sangat besar, pada tahun 2025, Kalimantan menyumbang 14 persen ekspor nasional," ujar Febrian.
"Nah, sekarang ini pertanyaannya di mana posisi Kalimantan Selatan?, menurut saya Kalimantan Selatan memiliki posisi strategis jadi pintu gerbang logistik dan perdagangan se-Kalimantan," ujarnya.
Dia mengungkapkan bukti Kalsel jadi pintu gerbang tersebut pada tahun 2025 lalu, nilai ekspor melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mencapai 12,13 miliar dolar AS.