NADIKABAR.COM β Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan penggunaan adaptasi teknologi bisa menjadi alat diplomasi yang dapat mendorong produk Indonesia lebih dikenal secara luas melalui penceritaan.
βBagaimana teknologi itu hadir untuk menceritakan, menjadi jembatan kepada para pelaku usaha yang memang ingin berdagang agar produknya bisa semakin dikenal. Jadi di dalamnya adalah teknologi menjadi sebuah tool untuk menceritakan sesuatu, menceritakan tentang produknya,β kata Dyah dalam panel diskusi di acara FEKDI & IFSE 2026 di Jakarta, Jumat.
Dyah mengatakan pemanfaatan teknologi mulai dari penjualan secara daring hingga penggunaan kecerdasan buatan tidak hanya untuk memperluas akses pasar pelaku usaha tapi juga sebagai sarana diplomasi identitas produk melalui cerita agar lebih dikenal.
Ia mencontohkan produk kopi Indonesia yang di pasar internasional kerap lebih dikenal berdasarkan asal wilayahnya, seperti Jawa, Kalimantan, atau Sumatra. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang untuk memperkuat narasi Indonesia sebagai negara asal produk.