Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tasikmalaya juga naik dari 76,03 poin pada 2024 menjadi 76,59 poin pada 2025. Adapun tingkat pengangguran terbuka turun dari 6,49% pada 2024 menjadi 6,43% pada 2025.
Di bidang tata kelola pemerintahan, Wiyagus menyampaikan Kota Tasikmalaya berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah selama 10 kali berturut-turut. Selain itu, Kota Tasikmalaya kembali meraih Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award 2026 sebagai TPID kabupaten/kota berkinerja terbaik di kawasan Jawa-Bali untuk kedua kalinya secara beruntun.
Selain capaian tersebut, Wiyagus mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama di bidang pemenuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan.
Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memanfaatkan bahan baku lokal dinilai tidak hanya mendukung pemenuhan gizi anak, tetapi juga menggerakkan perekonomian petani dan peternak setempat.
Upaya lainnya terlihat melalui integrasi layanan Cek Kesehatan Gratis dan penanganan tuberkulosis (TBC) di puskesmas, serta penguatan pendidikan melalui digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi sarana dan prasarana sekolah.
Menurut Wiyagus, berbagai upaya tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memahami program prioritas sehingga bermanfaat bagi masyarakat.