NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda mempersiapkan masa depan Indonesia melalui perencanaan yang matang, pengembangan diri, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial.

Pesan tersebut disampaikan Bima saat berdiskusi dengan siswa program Sekolah Unggul Garuda Transformasi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Unggulan M.H. Thamrin, Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10).

Dalam diskusi yang berlangsung di lapangan upacara tersebut, Bima mengajak para siswa membayangkan kondisi Indonesia 20 tahun mendatang, ketika cita-cita Indonesia Emas 2045 diharapkan terwujud. Menurutnya, masa depan tersebut bukan lagi gambaran yang jauh, melainkan tujuan yang perlu dipersiapkan sejak sekarang.

"Kemajuan di Indonesia timur, barat, tengah semuanya sama. Itu adalah Indonesia 2045," kata Bima dalam keterangannya, Kamis (29/10/2026).

Bima juga mengenang pengalamannya mengikuti program Indonesian Future Leaders di Nanyang Technological University (NTU) belasan tahun lalu. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pijakan baginya untuk mengajak generasi muda membayangkan peran Indonesia sebagai negara maju dalam bidang penelitian, inovasi, dan pemerataan pembangunan.

"Dua puluh tahun lagi adalah Indonesia yang pendapatan per kapitanya setara dengan negara maju. Dua puluh tahun lagi adalah Indonesia negara dengan pembangunan yang ramah lingkungan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Bima mengingatkan bahwa memiliki cita-cita saja tidak cukup. Generasi muda perlu menyusun langkah konkret untuk mewujudkannya. Menurutnya, kemampuan merencanakan masa depan menjadi hal penting agar harapan tidak berhenti sebagai keinginan semata.