NADIKABAR.COM β Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan kejujuran bagi murid ketika mengikuti kompetisi, karena keberhasilan tidak hanya diukur dari medali, melainkan juga kemampuan untuk terus berkembang.
βJuara itu bukan hanya juara satu, dapat medali emas. Tapi juara itu bagaimana kita bisa mengatasi keterbatasan kita, bagaimana kita bisa terus bertumbuh,β kata Wamendikdasmen Fajar dalam sambutannya saat membuka kegiatan Press Conference Juara Kelas Indonesia di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Rabu.
Ia mencontohkan, peserta didik yang mengalami kekalahan pada suatu kompetisi, kemudian kembali mengikuti lomba dan berhasil menang, telah menunjukkan proses pertumbuhan melalui pengalaman.
Menurut dia, kompetisi juga berkontribusi dalam membangun kepercayaan diri peserta didik. Fajar menambahkan kesiapan mental juga menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhatikan peserta didik.
Penguasaan materi dan pengetahuan saja tidak selalu cukup apabila siswa merasa gugup atau kurang percaya diri ketika menghadapi kompetisi.
βKita sudah hafal rumus-rumus pengetahuan. Tapi nervous, enggak pede, hilang jawabannya. Betul enggak, adik-adik?β ujarnya.
Ia pun berpesan agar para peserta mempersiapkan mental dengan baik dan tidak mudah panik saat menghadapi perlombaan.
Fajar menambahkan kegiatan kompetisi seperti Juara Kelas Indonesia sejalan dengan upaya membangun profil peserta didik yang memiliki kemampuan komunikasi dan berpikir kritis.
Ia menilai perlombaan tidak seharusnya hanya menjadi ajang adu pengetahuan untuk memperebutkan gelar juara.
Lebih dari itu, kata Fajar, pengalaman berkompetisi diharapkan dapat memberikan bekal bagi peserta didik untuk mengembangkan kecakapan literasi serta kemampuan lain yang mendukung keberhasilan mereka.
Karena itu, ia mengingatkan bahwa manfaat kompetisi tetap dapat dirasakan peserta didik, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum memperoleh penghargaan.
βTerlepas nanti adik-adik pulang bawa medali atau tidak,β katanya.
Ia pun mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menyelenggarakan kegiatan perlombaan yang dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri.