Menurutnya, keterampilan sosial akan membantu mahasiswa lebih beradaptasi terhadap perubahan zaman yang memunculkan pelbagai tantangan baru.

"Karena apa yang kita pelajari hari ini akan berbeda dengan kebutuhan di masa mendatang, contoh saja 15 tahun lalu tentu tidak ada yang membayangkan bagaimana kalau tak ada media cetak namun sekarang justru mayoritas online," ujarnya.

Ia menegaskan perubahan tanpa dibarengi kemampuan menyesuaikan diri akan menimbulkan kerugian bagi para lulusan.

"Yang kami ubah bukan sekadar pengetahuan tetapi pola pikir dan ini penting agar agar perubahan menjadi sesuatu yang inheren (melekat) di dalam kehidupan," katanya.