Menurut Juda Agung, inflasi yang mendekati batas atas target belum memberikan pengaruh dalam pengambilan keputusan apakah mau investasi dan konsumsi, mengingat angka tersebut masih berada dalam rentang target.

β€œOrang nggak terlalu mikirkan inflasi, karena hanya 2,5 plus minus 1 persen. Jadi dia nggak masuk di dalam faktor mengambil keputusan dia mau investasi atau tidak, mau belanja atau tidak, mau konsumsi atau tidak,” ungkap dia.

Wamenkeu juga mengungkapkan bahwa angka inflasi Indonesia masih cenderung lebih baik dibandingkan negara-negara maju seperti Amerika Serikat (AS) dan Inggris.