Selain memanfaatkan bonus demografi, Juda menyampaikan Indonesia juga perlu keluar dari ketergantungan pada aktivitas ekonomi bernilai tambah rendah.
Sebab menurut dia, Indonesia perlu mengembangkan industri yang lebih kompleks, mendorong inovasi, serta meningkatkan keterkaitan antara pendidikan, riset, teknologi, dan produksi.
Indonesia juga perlu beralih dari sekadar mengandalkan sumber daya alam (SDA) menjadi mampu mengolahnya menjadi produk bernilai tambah tinggi.
"Kita harus bergerak dari sekadar memiliki sumber daya alam menjadi menguasai kemampuan mengolahnya. Dari memproduksi barang menjadi merancang dan mengembangkan produk bernilai tambah tinggi. Dari sekedar menjadi pasar bagi produk-produk global menjadi bagian penting dari rantai nilai global," kata Juda.