NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menyebut daya beli masyarakat tidak melemah, melainkan bergeser seiring perubahan pola konsumsi dan transformasi struktur perekonomian nasional.
“Daya beli masyarakat itu tidak melemah, hanya bergeser. Perekonomian kita itu sekarang bertransformasi," kata Dradjad pada program CNBC Indonesia Power Lunch dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, sejumlah sektor usaha industri tradisional yang belum menjadi tulang punggung penyerapan lapangan kerja mengalami tekanan, namun aktivitas ekonomi bergeser ke sektor lain yang berkembang.
Dradjad menjelaskan perubahan pola belanja rumah tangga perlu dipahami oleh pelaku usaha agar dapat menyesuaikan strategi bisnis dan melakukan transformasi menghadapi dinamika perekonomian.
Ia menambahkan pergeseran konsumsi tersebut turut mempengaruhi perkembangan berbagai sektor usaha, sehingga pemerintah dan dunia usaha perlu bersama-sama mengantisipasi perubahan struktur ekonomi.
"Beberapa sektor usaha industri tradisional yang belum menjadi tulang punggung penyerapan lapangan kerja, itu drop, tapi bergeser ke tempat lain. Rupanya memang terjadi pergeseran konsumsi dan pergeseran pola belanja dari rumah tangga. Ini perlu dipahami oleh para pelaku usaha, dan kemudian mereka juga harus bertransformasi,” ujarnya.
Dia menuturkan perubahan pola konsumsi turut mempengaruhi perkembangan berbagai sektor usaha. Sejumlah sektor industri tradisional, seperti tekstil, produk tekstil, dan alas kaki, menghadapi tekanan.