Sementara itu, sektor telekomunikasi, transportasi, serta hotel dan restoran menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi.

"Pergeseran tersebut menjadi bagian dari transformasi ekonomi yang perlu diantisipasi baik oleh pemerintah maupun pelaku usaha," tuturnya.

Di tengah perubahan tersebut, aktivitas industri pengolahan nasional secara umum masih menunjukkan kinerja ekspansif. Hal itu tercermin dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2026 yang mencapai 53,77 atau meningkat dibandingkan September 2026 sebesar 51,93.

Ia menekankan capaian tersebut menunjukkan meskipun sejumlah subsektor menghadapi tekanan, aktivitas industri pengolahan secara keseluruhan masih berada dalam fase ekspansi.

"Dengan demikian, penguatan sektor industri tetap menjadi bagian penting dalam upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan nilai tambah perekonomian," katanya.

Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menyebut Indeks Kepercayaan Industri menguat dengan mencatatkan angka 53,77 sehingga memperlihatkan optimisme pelaku usaha terhadap kondisi industri nasional yang terus berkembang sangat baik pesat positif.

"Selain itu ada juga data yang kita kumpulkan dalam bentuk indeks kepercayaan industri juga turut menguat, angkanya 53,77. Jadi mirip-mirip," kata Sarmuji di sela membuka kegiatan Sago Business Forum 2026 di Jakarta, Kamis (5/11).