NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menganjurkan para pelaku bisnis mengenali agen kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI) yang mereka gunakan dalam sistem bisnis maupun penyelenggaraan layanan pelanggan.

"Bukan lagi KYC, Know Your Customer, tapi harus ada KYA, Know Your Agent," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers perusahaan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia menyampaikan bahwa kini semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan agen AI untuk membantu layanan pelanggan, transaksi, dan berbagai proses bisnis.

Dukungan teknologi ini tidak hanya mengandalkan model AI generatif, tetapi juga algoritma dan otorisasi untuk memproses data serta menjalankan tindakan tertentu.

"Dengan mesin bisa membuat keputusan sendiri, risiko meningkat," kata Nezar.