Ia mengemukakan bahwa risiko kebocoran dan penyalahgunaan data tidak hanya berkaitan dengan keamanan sistem, tetapi dapat pula muncul dari cara teknologi baru diberi akses dan kewenangan untuk memproses data.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penerapan prinsip security by design dan privacy by design sejak tahap perancangan sistem.
"Kedua prinsip tersebut perlu menjadi bagian dari upaya perusahaan memastikan pemrosesan data berjalan sejalan dengan ketentuan pelindungan data pribadi," katanya.
Nezar menyampaikan bahwa pemerintah terbuka menerima masukan dari para pelaku usaha mengenai penanganan persoalan-persoalan baru dalam penerapan teknologi.
"Masukan tersebut diperlukan untuk membantu mengidentifikasi risiko dan mendalami kebutuhan pengaturan teknis seiring perkembangan AI," katanya.