Sebelumnya dalam Laporan Capain Dua Tahun Sektor Pariwisata, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan pada tahun 2025 Indonesia telah menerima 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara, meningkat 10,80 persen dibandingkan tahun 2024.

Angka ini telah melampaui target nasional yang semula 14 sampai 15 juta kunjungan. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1,2 miliar perjalanan, menjadi angka tertinggi sepanjang sejarah pencatatan.

Tren positif ini berlanjut hingga Agustus 2026 dengan perolehan 10,58 juta kunjungan wisman, menandai pertumbuhan 5,38 persen secara year-on-year (YoY), dan 842,15 juta perjalanan wisnus, tumbuh 4,29 persen secara year-on-year.

β€œPertumbuhan pariwisata Indonesia menjadi yang tercepat kedua di antara lima ekonomi besar Asia Tenggara,” katanya.

Ia menyebut pariwisata Indonesia kini semakin berkualitas. Pada semester I 2026, rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara meningkat 6,36 persen menjadi 1.313 dolar AS atau sekitar Rp22,59 juta per kedatangan.

Pengeluaran wisatawan tersebut dibelanjakan langsung untuk berbagai kebutuhan seperti akomodasi, makan minum, cendera mata, hiburan, paket tur lokal, dan lainnya. Di mana lebih dari 95 persen usaha pariwisata digerakkan oleh UMKM.