Lebih lanjut, ia menjelaskan lebih jauh bahwa masih terdapat sekitar 4,1 juta anak usia sekolah di Indonesia yang tidak bersekolah atau mengalami putus sekolah. Kondisi ini menjadi tantangan bersama karena pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk memutus kemiskinan antargenerasi.
Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah berupaya memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem untuk memperoleh pendidikan yang layak. Program ini diharapkan tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga membangun kemandirian dan meningkatkan peluang anak-anak untuk memperbaiki taraf hidup keluarganya.
Selain pendidikan, Agus Jabo menjelaskan tiga mandat prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat upaya pengentasan kemiskinan. Pertama, menghadirkan data sosial ekonomi yang akurat melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kedua, lanjut Agus Jabo, memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan berdasarkan data yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS). Ketiga, memenuhi akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya memutus mata rantai kemiskinan.