Selain percepatan pemenuhan persyaratan pembangunan, Agus Jabo menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penerimaan siswa Sekolah Rakyat. Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Karena itu, proses penerimaan siswa harus mengacu pada data yang objektif, dengan memprioritaskan anak-anak dari keluarga yang berada pada desil 1 dan desil 2 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Jumlah anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang membutuhkan akses pendidikan kerap kali melebihi daya tampung Sekolah Rakyat. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Kemensos juga menyediakan alternatif pendidikan melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang diselenggarakan di sejumlah sentra Kemensos.