Dia juga mengingatkan para peserta turnamen agar menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas.

"Jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi jaga solidaritas, jaga persaudaraan, jaga persatuan," pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Antarini Malik mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Putri Pahlawan Nasional Adam Malik itu menilai olahraga dapat menjadi sarana untuk mewariskan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi penerus.

"Semangat kepahlawanan dapat kita hadirkan bukan hanya melalui upacara dan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui olahraga yang mempertemukan kita dalam suasana kebersamaan," ujar Antarini.

Dia menjelaskan bahwa para pahlawan mampu mengesampingkan perbedaan latar belakang dan pandangan demi kepentingan bangsa. Semangat persatuan tersebut perlu terus dijaga, sebagaimana nilai-nilai dalam olahraga, seperti disiplin, kejujuran, kegigihan, kerja sama, dan sportivitas.

"Dengan sportivitas itulah, kita bisa membentuk karakter bangsa Indonesia yang jujur, tangguh, saling menghormati, dan mampu bekerja sama di tengah perbedaan," katanya.