Agus Jabo juga mengingatkan para operator agar menyeimbangkan pemenuhan hak dengan pelaksanaan kewajiban.

Hal tersebut disampaikan setelah salah satu peserta menyampaikan harapan agar operator mendapatkan dukungan perangkat kerja, termasuk laptop, untuk menunjang pengelolaan data.

"Tadi sudah ada permintaan tentang laptop segala macam. Saya akan berjuang bersama Pak Menteri untuk bisa memenuhi apa yang sudah disampaikan," pungkasnya.

Agus Jabo meminta para operator membuktikan dedikasi melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, komitmen tersebut diperlukan agar pengelolaan data dapat mendukung keberhasilan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan melalui pendidikan.

Sebelumnya, para peserta telah mengikuti pelatihan sekaligus melakukan penginputan data pendidikan Sekolah Rakyat pada 7-11 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kemampuan operator dalam mengelola Dapodik untuk mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat.