NADIKABAR.COM β€” Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet mendorong penguatan ekspor pangan melalui peningkatan kualitas, hilirisasi, dan tata niaga sehat agar petani memperoleh nilai tambah serta kesejahteraan berkelanjutan.

Menurut dia, penguatan ekspor pangan yang tidak hanya meningkatkan nilai perdagangan nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi petani.

"Peningkatan ekspor harus diiringi dengan penguatan kualitas produksi, pendampingan kepada petani, serta tata niaga yang memastikan petani memperoleh nilai tambah dari hasil usahanya," kata Alim terkonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Ia menekankan hal itu dalam kegiatan Special Event 2 Tahun Prabowa-Gibran bertajuk Rapor Untuk Rakyat di Jakarta.

Alim menyampaikan peningkatan ekspor menjadi salah satu capaian positif sektor pertanian yang perlu terus dijaga. Namun, keberhasilan tersebut harus diikuti upaya memastikan pelaku utama sektor pertanian, khususnya petani, turut menikmati manfaat dari terbukanya pasar yang lebih luas.

β€œEkspor harus memberikan dampak nyata terhadap pendapatan petani. Karena itu, petani perlu didampingi agar mampu meningkatkan kualitas produk dan memenuhi standar yang dipersyaratkan pasar ekspor,” ujar dia.

Menurut dia, perluasan pasar ekspor harus berjalan seiring dengan penguatan produksi dari hulu hingga hilir. Peningkatan kualitas hasil pertanian, konsistensi pasokan, pemenuhan standar mutu, serta pengolahan produk menjadi faktor penting agar komoditas pertanian Indonesia memiliki daya saing di pasar internasional.