Alim mengapresiasi dukungan pemerintah daerah tersebut karena kegiatan sekolah lapang dapat mempercepat penyebarluasan pengetahuan dan pengalaman antarkelompok tani.
Menurut dia, sejumlah kelompok tani dari daerah lain juga mulai tertarik untuk belajar secara mandiri mengenai penerapan PM-AAS. Dengan demikian, transfer pengetahuan di antara petani diharapkan semakin memperluas penerapan metode tersebut.
"Pak Bupati sudah menganggarkan SL-PTT khusus PM-AAS di lapangan. Kegiatannya ada di sembilan kecamatan sehingga petani bisa saling belajar dan berbagi ilmu maupun pengalaman agar penerapannya semakin masif," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Wamentan didampingi jajaran Kementerian Pertanian serta Bupati Grobogan Setyo Hadi beserta jajaran pemerintah daerah.