Menurut Saleh, kemampuan bangsa memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri tidak hanya menentukan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi faktor strategis dalam menjaga stabilitas dan kemandirian negara.

Ia menegaskan pangan memiliki posisi strategis dalam keberlangsungan sebuah bangsa. Sejak awal pembangunan nasional, para pemimpin Indonesia telah mengingatkan bahwa persoalan pangan berkaitan langsung dengan hidup dan matinya sebuah bangsa.

“Bapak Presiden Prabowo sudah menyampaikan bahwa pangan adalah hidup dan mati sebuah bangsa. Kita sebagai bangsa harus memahami bahwa pangan ini sangat strategis,” ujar Saleh.