Di rumah sakit, dokter mendiagnosis Yang mengidap rhabdomyolysis, sebuah kondisi medis serius ketika jaringan otot yang rusak hancur secara cepat dan melepaskan protein beracun ke dalam aliran darah. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa memicu gagal ginjal akut yang mematikan.

Hasil tes laboratorium menunjukkan kadar creatine kinase di dalam darah Yang menembus angka 16.000 U/L. Padahal secara medis, angka 1.000 U/L saja sudah cukup untuk mengonfirmasi diagnosis keracunan otot ini.

Beruntung, Yang tidak mengalami gagal ginjal permanen dan diwajibkan menjalani perawatan medis serta beristirahat total. Akibat kondisi fisiknya yang hancur, ia memilih mengundurkan diri dari perusahaan tersebut.