NADIKABAR.COM — PT Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM). Pertamina memastikan ketersediaan stok BBM di terminal dan SPBU saat ini dalam kondisi aman.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyampaikan fenomena panic buying justru akan menimbulkan dampak bagi rantai pasok energi. Menurutnya, proses pemulihan atau recovery stock di lapangan membutuhkan rentetan penanganan yang panjang.
"Bayangkan kalau normalnya cuma 100 ya dianggap aja misalnya kita angkat 100 karena ada panic buying itu bisa 110-120, menambah 10-20 itu nggak gampang, mungkin nggak apa-apa cuman nambah 10-20 aja tapi rentetannya panjang sekali," ujar Eko dalam acara Pertamax Journey di Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (11/9/2026).