Duterte menyinggung sejumlah tuduhan, termasuk pendanaan dari China untuk sebuah usaha bisnis, operasi penindakan narkoba di Laos, serta dugaan konspirasi yang melibatkan Mindanao dan Davao.
Ia mempertanyakan bukti yang mendasari tuduhan-tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa tidak satu pun telah disampaikan secara meyakinkan.
βJustru yang kita lihat adalah keputusasaan, yang tercermin dari dokumen izin perjalanan ke Laos yang diduga telah dipalsukan untuk mendukung narasi yang tidak ditopang bukti kredibel,β ujarnya.
Duterte mengatakan dokumen tersebut tidak pernah dikonfirmasi oleh Kantor Presiden, yang secara rutin mengumumkan perjalanan luar negerinya.