"Harapannya jaminan kesehatannya dipertanggungjawabkan. Memang kami milih jalur untuk berobat mandiri," ucap SV.
Gibran dan Bobby juga menjenguk Agnesia Paruliana br Silitonga, salah satu siswi yang menjadi korban dugaan keracunan Program MBG. Keduanya langsung melihat kondisi Agnesia yang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Amanda, Jalan Lintas Desa Korpri, Berastagi, Kabupaten Karo
Gibran kembali memastikan proses perawatan medis serta ketersediaan obat-obatan bagi korban berjalan optimal. Ia juga menegaskan pemerintah akan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban sehingga keluarga pasien tidak perlu mengkhawatirkan persoalan pembiayaan.
"Kita tadi sudah memastikan ini dengan Pak Gubernur untuk semua biaya akan ditangani oleh pemerintah. Kita juga memberikan opsi kepada keluarga apakah anak tersebut mau dirujuk, apakah dirawat di RS di Medan atau bisa juga di RS di Jakarta," tutur Gibran.