Wapres juga meminta pembersihan material banjir berupa lumpur, pasir, batu, kayu, dan longsoran dipercepat agar akses masyarakat dapat kembali terbuka dan aktivitas warga berangsur normal.

Pemulihan selanjutnya mencakup jalan dan jembatan, permukiman, lahan pertanian, masjid, fasilitas umum, serta kantor pemerintahan yang terdampak bencana.

Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas dalam rapat koordinasi penanganan dampak banjir bandang di Posko Utama, termasuk pembangunan sabo dam sebagai bagian dari upaya mitigasi serta perbaikan fasilitas yang terdampak.

"Rencana pembangunan sabo dam ke depan ini penting. Selain itu, perbaikan gedung kantor yang berkaitan dengan pelayanan publik, perbaikan sawah, rumah, dan masjid," katanya.