Dalam penyediaan tempat tinggal, Wapres menyampaikan pemerintah tidak menyiapkan hunian sementara (huntara), tetapi langsung mengarahkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya tidak lagi aman untuk ditempati.

Ia meminta lokasi huntap benar-benar aman dan tidak terlalu jauh dari tempat warga bekerja sehingga pemindahan tidak menimbulkan persoalan baru. Warga juga diminta tidak kembali ke rumah yang sebelumnya terdampak apabila lokasi tersebut dinilai tidak aman.

Dia menekankan seluruh unsur pemerintah dan pihak terkait perlu bekerja secara bersama-sama dalam penanganan hingga pemulihan bencana, termasuk memastikan bantuan dan dukungan bagi masyarakat dapat segera direalisasikan.

Kunjungan Wapres dilakukan di tengah masa tanggap darurat banjir bandang Kabupaten Solok yang melanda kawasan Arosuka pada Senin (21/9) malam dan berdampak pada permukiman serta kompleks perkantoran pemerintah daerah.