‎Sebab, hutan dan gunung menjadi saripati kehidupan manusia dan ekosistem lainnya, serta jika mengalami kerusakan dipastikan dapat menimbulkan mahabencana alam di antaranya banjir bandang, banjir, kekeringan hingga longsor.

‎Dengan demikian, masyarakat Badui berharap Pemprov Banten tetap melindungi hutan dan menjaga sehingga memberikan dampak positif terhadap lingkungan alam.

‎"Kami meyakini jika hutan dan gunung hijau dan tetap lestari bisa membawa kesejahteraan manusia dan ekosistem lainnya," kata Jaro Oom.

‎Menurut dia, selama ini, kawasan hutan lindung atau hutan tutupan di kawasan Badui seluas 3.100 hektare, kondisinya hijau dan lestari, karena dilakukan pengamanan dan dijaga masyarakat adat.