NADIKABAR.COM — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan persoalan antrean bahan bakar minyak (BBM) di Bali bisa selesai paling lama besok. Kapal pengangkut BBM disebut telah datang setelah sebelumnya mengalami keterlambatan.

Dirjen Minyak Bumi dan Gas (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan setelah tibanya kapal BBM di Bali tersebut, distribusi pengiriman BBM ke SPBU dilakukan 24 jam nonstop.

"Kapalnya sudah tiba, sejak Senin kemarin sudah dilakukan operasi pasar 24 jam. Mungkin hari ini atau besok sudah selesai permasalahannya," kata Laode saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Laode mengungkapkan penyebab antrean panjang di Bali tersebut terjadi akibat keterlambatan kapal dan kendala distribusi, bukan karena stok BBM menipis. Ia mengatakan bahwa stok BBM nasional dalam kondisi aman. Di mana BBM nasional berada di level 18-20 hari.