Menurutnya, ibadah ini tak sekadar meminta hujan di masa kemarau. Salat Istisqa juga menjadi ajang introspeksi diri bagi semua warga.
"Salat Istisqa bukan hanya ikhtiar memohon hujan, tetapi juga momentum bagi kita untuk bermuhasabah, memperbanyak istigfar, bertobat, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT," lanjutnya.
Dia menuturkan keterbatasan manusia memiliki keterbatasan dalam menghadapi cuaca ekstrem. Karena itu, ikhtiar fisik wajib diimbangi dengan doa.
"Kita menyadari bahwa manusia memiliki keterbatasan, karena itu selain ikhtiar melalui berbagai langkah nyata, kita juga memohon pertolongan kepada Allah SWT, Zat yang Mahakuasa atas segala sesuatu," ucap Tasming.