Iqbal mengatakan, pembangunan ulang Desa Sade ini bukan hanya membangun rumahnya. Tetapi juga harus memikirkan sebuah peradaban manusia yang menggambarkan masyarakat Sasak Pulau Lombok.

"Kita ingin membangun dan merekonstruksi kembali peradaban bukan sekedar bangun. Jadi bukan sekedar kita desain terus bangun, tidak," tegasnya.

Menurutnya, dalam proses rekonstruksi ini warga tak bisa hanya membangun ulang bangunannya. Tetapi harus memahami filosofi setiap item bangunan yang dibuat, bahkan material juga harus benar-benar diseleksi ketat.