Koordinasi bersama unsur TNI dan Polri terus dilakukan, salah satunya melalui Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat. Patroli juga dilakukan di sejumlah lokasi yang telah ditetapkan sebagai kawasan terlarang untuk aktivitas maupun kunjungan, termasuk kawasan Danau Lau Kawar. Dari hasil patroli, kawasan tersebut dipastikan tidak terdapat pengunjung.
Penanganan dampak abu vulkanik juga dilakukan melalui penyiraman pada wilayah dengan aktivitas penduduk dan lalu lintas yang cukup padat, termasuk kawasan pusat Kota Berastagi. Pemerintah daerah juga telah mengaktifkan dapur umum untuk menyediakan kebutuhan konsumsi masyarakat sebanyak tiga kali sehari, serta memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi di lokasi pengungsian.
Desa Payung, Kecamatan Payung, untuk sementara ditetapkan dalam kondisi siaga. Pemerintah daerah menyiapkan langkah evakuasi sewaktu-waktu apabila kondisi aktivitas Gunung Sinabung menunjukkan peningkatan yang membutuhkan perpindahan masyarakat ke lokasi yang lebih aman.
Aktivitas pendidikan masyarakat juga disesuaikan dengan kondisi di lapangan. SD Negeri 040475 Tiga Serangkai untuk sementara melaksanakan kegiatan belajar mengajar di posko pengungsian. Sementara itu, pelajar tingkat SMP yang bersekolah di luar desa untuk sementara mendapat layanan antar-jemput oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karo.