"Semoga pembangunan jalannya cepat selesai. Kita warga juga jadi tenang lah. Nggak ada yang lawan arah lagi, semoga macetnya juga jadi berkurang," ucapnya.

"Kalau jalannya ada kan jadi mempersingkat jarak dan waktu tempuh, apalagi yang masuk dari wilayah Bekasi. Cepat selesai deh proyeknya," imbuhnya.

Harapan serupa disampaikan warga lainnya, Aiman (40). Dia menyambut positif rencana pembangunan jalan penghubung Kelapa Gading-Pulogadung dan berharap proyek yang telah lama direncanakan itu benar-benar dituntaskan.

"Ya, kalau memang jadi dibangun, kami sebagai warga pasti senang. Karena jalan ini sudah lama direncanakan tetapi sampai sekarang belum juga terealisasi sepenuhnya. Harapannya sekarang bisa benar-benar dilanjutkan sampai selesai," kata Aiman.

Aiman mengatakan belum terhubungnya jalan tersebut membuat warga harus mencari jalur alternatif atau menghadapi risiko ketika memilih melawan arah demi mempersingkat perjalanan.

Kondisi lalu lintas, menurutnya, semakin terasa saat jam berangkat dan pulang kerja. Dia berharap keberadaan jalan tembus dapat memberikan alternatif jalur bagi kendaraan sehingga perjalanan warga yang beraktivitas di kawasan Kelapa Gading dan Pulogadung menjadi lebih lancar.

"Yang paling kerasa pastinya ya hemat waktu perjalanan. Terus, di jalan-jalan sekitar juga bisa lebih teratur kendaraannya karena kan sudah punya alternatif jalur," ujarnya.

Meski mendukung rencana tersebut, Aiman berharap pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Dia juga meminta agar proses pengerjaan tidak justru menimbulkan kemacetan baru.

"Harapannya jangan sampai berhenti sebagai rencana aja. Kalau memang sudah disiapkan, mudah-mudahan segera diselesaikan," katanya.