"Untuk mencegah skenario terburuk, kita harus bersiap menghadapinya," ujarnya.

Pernyataan ini disampaikan di tengah kampanye pemerintah untuk mempersiapkan warga Inggris menghadapi kemungkinan terganggunya layanan-layanan penting. Setiap warga Inggris diimbau untuk menyediakan persediaan air minum kemasan sebanyak 9 liter dan cadangan makanan untuk 3 hari, guna memastikan mereka dapat bertahan dalam situasi darurat-baik akibat cuaca ekstrem, serangan siber, maupun krisis kritis lainnya.

Streeting juga menyatakan Inggris harus bersiap menghadapi 'terorisme yang disponsori negara' dari pihak Rusia. Dia mengatakan kampanye 'Be Ready' atau 'Bersiaplah' bukan sekadar hipotesis.

"Menghadapi ancaman-ancaman tersebut-yang bukan sekadar hipotesis melainkan nyata, dan bukan terjadi di tempat lain melainkan semakin terasa di sini-kita harus meningkatkan upaya dan menanggapi ketahanan nasional serta pertahanan nasional kita dengan serius," ujarnya.

Masyarakat juga diimbau untuk menyiapkan persediaan berupa selimut, uang tunai, kotak pertolongan pertama (P3K), senter beserta baterainya, serta radio FM yang dapat dioperasikan dengan memutar tuas (tanpa baterai). Perdana Menteri Inggris Andy Burnham juga menyarankan masyarakat untuk menyimpan persediaan makanan dan air guna mengantisipasi keadaan darurat.