Selain menghadiri pembukaan, Agus juga telah mengunjungi Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Kerajinan di Plaza Simpang Lima, Kota Semarang. Ia mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng sebagai tuan rumah yang mengemas rangkaian kegiatan secara menarik.

Antusiasme juga dirasakan siswa SMK Negeri 7 Semarang, Aisyah Rahmah. Ia mengaku senang bisa ikut menggemakan Mars MTQ hingga mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

"Gak expect (nyangka) juga bener-bener semangat ini. Apalagi ini kan memecahkan Rekor MURI ya," kata perempuan 17 tahun yang duduk di Kelas XI tersebut.

Dalam kegiatan itu, ribuan masyarakat tidak hanya turut mengikuti penyanyian Mars MTQ secara serentak, menikmati berbagai penampilan kesenian daerah, serta menyimak pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an.

Penyanyian Mars MTQ sekaligus mencatatkan rekor MURI dengan melibatkan 25.000 orang lebih secara luring dan daring. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, santri, guru, hingga masyarakat umum.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Jateng sebagai tuan rumah. Menurutnya, MTQ Nasional memiliki makna lebih luas dari sekadar perlombaan membaca dan menghafalkan Al-Qur'an.