Tradisi tersebut juga menjadi ajang untuk memperkenalkan proses pembuatan geben. Mulai dari menyiapkan bambu, proses ngares atau menguliti bambu, hingga proses penganyaman.

"Uniknya semua yang melakukan pekerjaan ini biasanya dilakukan oleh perempuan, jarang kita lihat kalau laki-laki. Begitu juga sehari-sehari di rumah-rumah warga maupun di art shop semuanya yang melakukan itu perempuan-perempuan di desa kami," imbuh Lalu Arya.